Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Sunday, 19 July 2015



Bagi anda yang ingin berkunjung ke Lokasi Kampung Budaya dan Cijoelang Body Rafting Margacinta, tidak usah khawatir akan tersesat. Karena dibeberapa ruas jalan telah dipasang petunjuk arah yang akan memandu anda. Jika anda masih ragu, maka anda juga dapat bertanya kepada masyarakat sekitar mengenai loksai Kampung Budaya dan Cijoelang Body rafting Margacinta.

Untuk mencapai lokasi Kampung Budaya dan Cijoelang Body rafting Margacinta  anda harus sedikit bersabar. Walaupun jaraknya tidak terlalu jauh dari Kantor Bupati kabupaten Pangandaran, namun kondisi jalan yang sedikit rusak dan kontur jalan yang berbukit akan membuat perjalanan anda agak terasa lama.

Jika menggunakan kendaraan roda 2, anda dapat menempuh dengan waktu kurang lebih 30 menit. Namun jika anda menggunakan kendaraan roda 4 maka waktu tempuh akan sedikit lama sekitar 40 s/d 50 menit.

Diperjalanan anda akan disuguhkan pemandangan khas pedasaan seperti pesawahan, pemandangan pesisir pantai dari ketinggian dan lain sebagainya.

Perjuangan anda menyusuri jalan pedasaan yang kebanyakan rusak  akan terbayarkan jika anda sudah sampai di lokasi Objek wisata Desa Margacinta.
Ingin tahu keindahan dan keseruannya?

Makanya ajak sanak saudara untuk berwisata ke Kampung Budaya dan Cijoelang Body rafting Margacinta J

libur lebaran 1436 Hijriah, warga Desa Margacinta khususnya warga Dusun pangancraan mengadakan kerja bakti untuk pemasangan  petunjuk arah lokasi wisata yang ada di Des Margacinta.

Pemasangan petunjuk arah dimulai dari jarak 7 Km menuju lokasi wisata. Hal ini dilakukan agar para wisatawan yang akan berkunjung ke Desa Wisata margacinta dengan mudah dapat menemukan lokasi tersebut.

Kurang lebih 20 orang warga Dusun pangancraan ikut dalam kerja bakti ini. Bukan hanya pemasangan petunjuk arah, namun para warga juga mengadakan "beberesih" di area Finish Cijoelang Rafting Margacinta, sekitaran Kampung Badud penggantian Papan jembatan gantung Pongpet, dan lain sebagainya.

Supados teu katinggali bala teuing tur teu ngsisinkeun "tutur Sali Anggota BPD Dusun pangancraan".
Memang di area Objek wisata kampung badud sekaligus tempat finish nya  Cijoelang Rafting Margacinta memang membutuhkan perawatan yang ekstra. terlebih lagi kita tahu bahwa Negara Indonesia dikenal dengan tanah surga. Yang tidak ditanam saja tumbuh apalagi yang sengaja ditanam.

Babari bala deui. nembe saminggu dibersihan jukut tos bala deui "tutur Juharna" tokoh pemuda Dusun pangancraan.

Namun sangat disayangkan yang mengadakan kerja bakti hanya warga Dusun Pangancraan saja, padahal masih ada dusun-dusun lain yang dekat dengan lokasi Wisata Desa Margacinta..
Namun apa yang dilakukan warga Dusun pangancraan semoga menjadi contoh bagi warga dusun lainnya, bahwa Objek Wisata ini adalah milik Warga Desa Margacinta.Maka siapa lagi yang kan merawat dan menjaganya kalau bukan warganya sendiri.

Dibawah ini beberapa kegiatan kerja bakti yang dilakukan warga Dusun Pangancraan.








Tuesday, 14 July 2015

Bagi warga Desa margacinta khususnya Dusun Cibunian, Cidawung dan Margajaya mungkin sudah tidak asing lagi dengan temapat yang bernama Muntuk Wareng. Muntuk Wreng sendiri terdiri dari 2 kata yaitu Muntuk dan Wareng. Muntuk dalam bahasa Indonesia berarti "Bukit', sedangkan wareng adalah sejenis pohon.

Muntuk wareng dikenal menjadi tempat yang sangat melelahkan, apalagi bagi masyarakat yang sering jalan kaki. Karena Muntuk wareng memiliki kemiringan yang cukup tinggi. Ditambah lagi dengan panjangnya tanjakan yang harus ditempuh.

Namun kondisi tahun sekarang jalan muntuk wareng sendiri relatif lebih baik dibanding beberapa tahun kebelakang. Karena sekitar satu tahun kebelakang muntuk wareng jalannya diCor guna memudahkan akses jalan.

Dibalik tanjakan yang tajam dan sangat panjang, muntuk wareng memiliki kelebihan tersendiri. Anda dapat melihat pesona indahnya Pantai Bojongsalawe di Kecamatan Parigi dari ketinggian.
Lokasi muntuk wareng ini akan anda lewati jika anda akan berkunjung ke Objjek wisata Cijoelang Rafting margacinta dan juga kampung Budaya Margacinta. 

Namun anda dapat menikmati pesona keindahan pesisir pantai dari ketinggian jika cuaca mendukung. Karena terkadang kabut mengahalangi pemandangan tersebut. Maklum kan dipegunungan :-)

Setelah diploklamirkan Desa Margacinta Kecamatan Cijulang menjadi Desa Wisata, siapa yang tidak kenal objek wisata Cijoelang rafting Margacinta, Sirkuit Metrojaya, Kampung Budaya dan Juga Jembatan Pongpet.

Yang sering menjadi buah bibir para wisatawan yang sudah berkunjung ke kawan Desa Wisata margacinta adalah Pesona Jembatan gantung pongpet yang menawan. Jembatan yang membentang dan menghubungkan antara 2 Dusun ini menjadi salah satu Icon Desa Margacinta. Keberadannya menjadi daya tari tersendiri bagi para pengunjung kampung budaya.

Melihat pesona keindahan jembatan pongpet dari atas mungkin sudah biasa, namun pernahkan anda mencoba menikmati pesona jembatan pongpet ini dari bawah. 
Jika anda berkesempatan berkunjung ke kawasan Kampung Budaya Desa margacinta, maka tidak ssalahnya anda mencoba melihat keindahan Jembatan Pongpet dari bawah.

Anda akan melihat keindahan jembatan pongpet dari sudut yang berbeda. Dihiasi dengan batu-batu yang menjulang mnambah pesona jembatan gantung Pongpet itu sendiri.

Namun tidak dapat setiap saat anda dapat menkmati pesona jembatan pongpet dari bawah. Hanya jika debit air sedang sedikit barulah anda dapat menikmati pesonanya. karena jika debit air sedang besar maka jalan untuk menuju kebawah tertutup air dan akan menjadi sangat berbahaya jika anda tetap ingin melihatnya dari bawah.

Dibawah ini beberapa foto pesona keindahan Jembatan Pongpet dilihat dari bawah jembatan







Monday, 13 July 2015


Selain menjadi tempat penampilan kesenian Asli Kabupaten Pangandaran dan kesenian lainnya, nampaknya Lokasi Wisata Kampung Budaya Desa Margacinta kini berpotensi menjadi Bumi Perkemahan untuk kegiatan Kepramukaan dan Pencinta Alam.

Hal ini dibuktikan beberapa bulan kebelakang lokasi Objek Wisata kampunag Budaya ini dijadikan tempat berkemah oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Miftahul Ulum Kecamatan Cimerak.

Kegiatan berkemah SMK Miftahul Ulum Cimerak diadakan sekita 3 hari, yakni Hari Jum'at sampai dengan Minggu atau sering disebut PERJUSAMI.

kampung Budaya Desa Margacinta dipilih oleh pihak sekolah karena pada saat itu kampung Budaya sedang menjadi buah bibir dikalangan masyarakat. Sehingga dipilihlah Kampung Budaya Margacinta menjadi lokasi perkemahan mereka.

Namun dalam pelaksanaannya, para siswa mengeluh karena belum ketersediannya kamar mandi untuk keperluan Mandi, Cucieriha, Kakus (MCK). Perihal belum adanya pasilitas seperti Toilet dan kamar mandi dibenarkan oleh pengelola kampung Budaya. Maka dari itu kami memohon kepada pemerintah agar bersedia menyumbangkan sebagian dana untuk pengembangan Kampung Budaya ini. Dimana ditempat inilah lahirnya kesenian asli Kabupaten Pangandaran.









Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah, Pengelola kampung Budaya Desa Margacinta H. Adwidi mulai berbenah. Mulai dari Penggantian papan papet sampai da jembatan gantung Pongpet samapai dengan pengecoran Jalan di area Kampung Budaya.

Semua hal tersebut demi memberikan pelayanan kepada para pengunjung. Apalagi dimusim lebaran kemungkinan akan banyak parawisatawan yang akan datang ke tempat dimana Kebudayaan Asli kabupaten Pangandaran ini berada.

Pengecoran jalan dan penggantian papan pada jembatan adalah salah satu langkah awal seervice kami bagi para pengunjung. Masih banyak hal yang masih harus dibenahi menjelang Libur lebaran yang sebentar lagi akan berlangsung.

Rumput-rumput sudah semakin tinggi dan harus dipotong. dan masih banyak pekerjaan lainnya. namun Insya Alloh pada waktu liburan nanti kami para pengelola siap untuk menyambut para pengunjung Kampung Budaya Margacinta.

Kami masih berbenah dan pastinya masih banyak kekeurangan, maka kritik dan saran yang membangun sangat dibutuhkan demi keberlangsungan Objek Wisata Kampung Budaya Margacinta ini "Tutur H. Adwidi"








Wednesday, 3 June 2015

Leuwi Panjang adalah salah satu Spot di Objek wisata Cijoelang Rafting Margacinta yang terletak di Dusun Pangancraan Desa Margacinta.

Seperti halnya di Green Canyoon ada batu payung, maka di Cijoelang Rafting Margacinta ini dikenal dengan leuwi Panjang.

Para Pengunjung dapat melompat dari ketinggian yang beragam, mulai dari 3 sampai dengan 8 meter. Spot ini wajib anda jika berkunjung ke Objek wisata Cijoelang rafting Margacinta. Anda dapat merasakan sensasi meloncat dari ketinggian sambil menikmati keindahan alam Ciptaan Alloh SWT.

Ingin merasakan sensi loncat dari ketiggian di Leuwi Panjang? 
datanglah ke Objek wisata Cijoelang Rafting Margacinta yang beralamat di Dusun Pangancraan Desa margacinta Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran.





Mungkin banyak yang bertanya apa itu saung Badud.

Saung Badud adalah gubu kecil tempat beristirahat yang berada di lokasi Objek Wisata Kampung Budaya Desa margacinta atu lebih Familliar dengan sebutan Kampung Badud.

Saung/ Gubuk ini adlaah tempat para wisatawan beristirahat ataupun sebagai tempat untuk makan-makan.

Saung Badud Mungkin sama saja dengan Gubuk-gubuk yang lain, tetapi yang membuat terasa istimewa anda dapat merasakan suasan alam yang benar-benar asri. Alam yang masih segar dengan pepohonan yang rindang menjadi daya  tarik tersendiri. Mungkin bagi kami orang desa hal tersebut biasa s aja, namu bagi orang kota yang setiap berhadapan dengan kebisingan tempat ini sangatlah cocok untuk merefresh pikiran sejenan dari segala jenis kesibukan.

Selain itu Para pengunjung juga dapat menyaksikan penampilan kesenian Asli Kabupaten pangandaran dilokasi ini. 

jika anda kebetulan tidak membawa bekal atau makanan, anda dapat memesan makanan khas dari Desa Margacinta yakni "Jolem". Jolem adalah mkanan sejenis "Dawet" yang berisikan ikan.

ingin menikmati Keindahan alam dan juga makanan Khas Desa Margacinta "Jolem" silahkan kunjungi objek wisata ini di Desa Margacinta.





Tuesday, 2 June 2015

Seperti yang kita ketahui bahwa fungsi jembatan adalah sebagai alat penyebrangan yang memudahkan warga/orang untuk menjangkau suatu lokasi dengan mudah.

Seperti di Jembatan Ampera di Provinsi Sumatera Selatan yang menjadi Icon, di margacinta juga ada.
Jembatan dengan panjang kurang lebih 80 meter dengan lebar 1,5 meter, jembatan ini berubah dari fungsi yang utama menjadi icon bagi Desa Wisata Margacinta.

Jembatan di Desa Margacinta ini dinamai dengan Jembatan Pongpet. jembatan yang menghubungkan 2 Dusun yakni dusun Cidawung dan Margajaya ini menjadi primadona dan tujuan para wisatawan terutama sebagai objek untuk berfoto.

Berlatar alam yang masih terjaga keindahannnya, Jembatan Pongpet ini mempunyai danya tarik sendiri. Apalagi Jembatan Pongpet ini adalah satu-satunya akses jalan yang terdekat bagi warga dusun Margajaya untuk beraktifitas.

Kini di  jembatan penyebrangan Pongpet telah didirikan sebuah saung pementasan dan di namakan “Kampung Badud”, setelah asik rafting jika beruntung anda akan di sugihi pertunjukan kesenian, sebelum kembali ke titik awal rafting.
Jembatan ini cocok sekali bagi anda para wisatawan yang sangat menggilai fotografi.

Dibawah ini beberapa pengunjung yang berfoto di Jembatan gantung Pongpet Desa Margacinta







Sunday, 15 February 2015