Monday, 8 June 2015

Tari kaulinan adalah salah satu tari yang nantinya akan ditampilkan pada acara kenaikan kelas tahun pelajaran 2014/2015.

Alasan pemilihan tari kaulinan ini adalah untuk mengembalikan anak-anak kembali ke zaman dimana permainan tradisonal ini pertama kali ada.

Sudah bukan lagi rahasia bahwa pada zaman sekarang ini anak-anak dewasa sebelum masanya sehingga tidak sempat merasakan bagaimana indahnya masa-masa menjadi anak kecil yang riang gembira.

Adapun Sinopsis dari tari Kaulinan ini, sebagai berikut:

Tari kaulinan ini menceritakan seorang anak yang mengajak temannnya untuk bermain bersama “dengan seruan “arulin Yuk!” atau dalam Bahasa Indonesia “Bermain Yuk!”.

Bermainnya itu di buruan atau “halaman” . dalam permainnya penuh canda dan tawa karena berkumpul bersama teman-teman. Namun ketika bermain jangan sampai saling ejek.

Permainan yang dimainkan adalah “Sepdur”. Yakni permainan yang di lakukan oleh 2 kelompok. Satu kelompok sebagai gawang 2 orang sebagai gawang berpasangan. Satu kelompok lagi sebagai anggota yang dipilih kedua gawang secara bergantian. Setelah anggota terpilih, terus kedua kelompok saling mengadu kekuatan dengan cara tari-menarik beserta kelompoknya.

Sunday, 7 June 2015


Upacara Adat dalam Perpisahan/ kenaikan kelas memang rutin dilaksanakan pada setiap tahunnya.

Upacara adat ini sudah ada sejak dahulu, biasanya digunakan dalam rangka pernikahan dan terkadang mengangdung kekuatan yang dianggap mistis.

Namun pada pelakasaan disekolah-sekolah seperti sekarang hanyalah sebagai simbol/tradisi dan suatu pembuktian bahwa kita mencintai kebudayaan kita sendiri, kebudayaan Sunda.

Sama seperti tahun sebelumnya, pada acara  kenaikan kelas tahun pelajaran 2014/2015 juga akan menampilkn kesenian Upacara adat sebagai persembahan bagi para wisudawan-wisudaati siswa kelas 6 SDN 2 Margacinta yang akan meninggalkan Sekolah Dasar dan melanjutkan ke tingkat berikutnya.

Pada tahun ini, sengaja pelatih upacara adat SDN 2 Margacinta Ati SUmiati, S.Pd.I dan Asep Ferdiansyah Arif, S.Pd.I lebih banyak memilih anak-anak dikelas rendah.
Dikarenakan daya serap mereka terhadap pelajaran masih snagat mudah serta membenamkan sejak dini kepada meraka tentang budaya-budaya bangsa terutama budaya sunda
Berubah statusnya Desa margacinta menjadi Desa Wisata membuat Gita Okshylia Ismayanti membuat pementasan untuk acara kenaikan kelas yang bertemakan budaya.

Mengusung "Kampung Budaya Desa margacinta" alias kampung Badud, pementasan ini akan pentaskan untuk acara kenaikan kelas tahun pelajaran 2014/2015 nanti.

pementasan ini menceritakan tentang ketidak tahuan beberapa Warga Desa Margacinta mengenai "Kampung Budaya" yang ada di Desa Margacinta.
Pementasan ini diperankan oleh siswa yang berasal dari kelas 4,5 dan 6.
adapaun pemain drama tentang "Kampung Budaya" Desa margacinta, anatara lain:

Yulia Nurrachmi  berperan sebagai Syahrani, artis terkenal yang hendak mengunjungi "Kampung Budaya"
Irfan Hermawan berperan sebagai Sarwono pemuda yang tidak tahu mengenai bahwa "Kampung Budaya" itu adalah yang dulunya disebut "Kampung Badud"
Irfan Hilmi sebagai David seorang wisatawan asing yang hendak berkunjung ke "Kamoung Budaya"
Kodarso sebagai Aki Sukirman seorang sesepuh/tetua yang menjelaskan tentang "Kampung Budaya"



Semakin dekatnya pelaksanaan Kenaikan Kelas dan Perpisahan kelas 6 tahun pelajaran 2014/2015 membuat guru berpikir keras untuk berbagaimacan penampilan yang hendak ditampilkan.

Namun ada yang berbeda pada acara kenaikan kelas tahun sekarang, karena untuk pertama kalinya pada acara kenaikan kelas di SDN 2 Margacinta menampilkan Drama.

Bukan drama korea tau drama yang lainnya, namun Drama ini bertemakan "Ayo Ke Perpustakaan". 

Adalah Gita Okshylia Ismayanti yang menjadi mentor sekaligus pencetus diadakannya Drama bertemakan "Ayo Ke Perpustakaan" ini.
Gita mengatakan dalam setiap penampilan di acara kenaikan kelas bukan hanya sekedar tontoanan , tetapi harus ada tuntunannya. Jadi tontonan yang ada tuntunannya.
Dimainkan oleh  siswa kelas 4, drama ini mengusung missi agar siswa mau untuk pergi ke Perpustakaan. Karena diperpustakaan banyak buku mengenai pemlajaran dan juga betapa luasnya dunia ini.

Gita Okshylia Ismayanti berharap kedepannya banyak siswa yang akan pergi ke Perpustakaan baik untuk membaca, ataupun untuk mencari referensi-referensi untuk mata pelajaran
Mengisi kekosongan Paska Ujian Sekolah/madrasah dan Ulangan Kenaikan Kelas, siswa Kelas 6 SD Negeri 2 Margacinta mengikuti lomba masak yang diadakan oleh Pihak Sekolah.

Lomba masak ini adalah program tahunan yang selalu dilaksanakan. Diadakannya lomba masak bertujuan agar mempererat kebersamaan antar siswa, apalagi sebentar lagi mereka akan meninggalkan Sekolah Dasar Negeri 2 Margacinta dan melanjutkan ke sekolah Menengah Pertama. Setidaknya dengan kegiatan masak ini mereka memiliki memory atau kenangan diakhir berada disekolah Dasar.

Lomba masak dibagi kedalam 2 kelompok, dan setiap kelompok beranggotakan 5 orang. 
Adapun menu wajib yang harus dihidangkan diantaranya adalah makanan 4 sehat 5 sempurna.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Sabtu Tanggal 06 Juni 2015













Thursday, 4 June 2015

Semakin Berkembangnya Tekhnologi di zaman Modernisasi membuat kita harus semakin pintar dan berhati-hati dalam memanfaatkannya. Semakin mudahnya mendapatkan informasi dari penjuru dunia, membuat para orangtua siswa harus semakin selektif agar anak tidak terjerumus kepada hal-hal yang tidak diinginkan dari kemajuan zaman tersebut.

Menyikapi hal tersebut, SD Negeri 2 Margacinta ditahun ajaran yang baru merencanakan akan ada Forum Jurnalistik bagi siswa. Telah kita ketahui bahwa jurnalistik adalah  bahasa komunikasi massa yang berfungsi sebagai pemberi informasi kepada publik, atau dapat diartikan sebagai bahasa komunikasi pengantar pemberitaan yang biasa digunakan media cetak dan elektronik

Dengan adanya Forum Jurnalistik Siswa diharakan para siswa dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam hal-hal yang positif. Namun sebelumnya para siswa akan diajarkan bagaimana dunia Jurnalistik agar siswa sedikit memahami sedikit tentang jurnalistik itu sendiri.

Sasaran utama dalam rencana program ini adalah mencetak siswa yang sadar akan informasi, tentunya informasi yang kebenarannya dapat dibuktikan dan bukan hanya isapan jempol saja.

Pada tahap awal Para siswa akan mengumpulkan berbagai macam informasi  dari sekitarnya dan apapun saja yang dianggap dapat berguna bagi dirinya dan lhalayak ramai, baik itu kumpulan pantun, cerita  pendek dan lainlainnya.

Untuk mempasilitasinya, maka Admin sudah membuat Blog yang dibuat khusus untuk karya-karya para siswa. Dan Blog tersebut dapat diakses oleh khalayak ramai dengan alamat: http://jurnalistiksiswasdn2margacinta.blogspot.com/


Sudah berjalannya Ekstrakulikuler Pencak Silat di SDN 2 Margacinta kurang lebih selama 1 tahun pelajaran, namun masih belum terlalu terlihat hasilnya.

Narli, S.Pd.,M.Pd dan Ati Sumiati, S.Pd.I selaku pengurus/penanggungjawab Ekstrakulikuler Pencak SIlat mengaku bahwa Ektrakulikuler pada tahun ajaran 2014-2015 memang belum maksimal. Namun Narli, S.Pd.,M.Pd menuturkan untuk tahun ajaran baru Ekstrakulikuler ini diharapka akan mendapatkan hasil yang baik.
Salah satu harapan terdekat pihak sekolah untuk Ekstrakulikuler Pencak silat ini adalah mampu mengirimkan utusannya diajang-ajang resmi seperti O2Sn dan ajang-ajang lainnya. Diharapkan dari Ekstrakulikuler Pencak silat ini akan lahir para jawara-jawara baru tatar pasundan akan muncul dari SD Negeri 2 Margacinta.